Rabu, 08 Februari 2012

Early February

Dear my first post on february.

Sudah empat hari ini aku lemas diserang bakteri salmonella thyposa, dan aku dibuat sangat bosan olehnya. Ini hari ketiga dimana aku bolos sekolah, tidak bertemu teman-teman dan segala aktifitas normalku. Padahal sebentar lagi OSIS dan SEA Community akan bekerja sama untuk menyelenggarakan Youth Enterpreneurship, SKI akan memperinganti Maulid Nabi, dan saman Queen akan mengisi pembukaan kedua acara itu. Aku cuma bisa mendoakan acaranya lancar dan sukses. Semoga.

Oke, tidak betah berlama-lama dengan bad news. Karena dunia ini seimbang, ada beberapa berita baik seiring kacaunya jadwalku. Beberapa hari lalu, tepatnya sehari dan di hari aku jatuh sakit, saman Queen dapet job lumayan :))

Tanggal 4 Februari kemaren, kita diundang di acara Global Village yang diadakan oleh AIESEC di Tunjungan Plaza 2 Surabaya. Aku nggak tau harus bilang ini hal yang menyenangkan atau bukan, tapi yang jelas ini sangat berkesan, especially me. Kalian pernah lihat tari saman? Tau bagaimana saja gerakannya? Buat yang udah pernah tau pasti udah ngga asing lagi dengan gerakannya yang powerful. Saat di acara tersebut, ketika saman lagi perform tiba-tiba aja ada bunyi barang retak dan sangat disadari oleh anak saman  dan penonton kalo panggung tempat kita nari patah akan ambruk. Bisa aku rasakan kalau bidang datar yang berada di bawahku sudah tidak lagi 180 ºC. Oke God, please jangan ada final destination di sini. Menyiapkan mental seandainya panggung ini ambruk, but I just keep smile, calm, and carry on. Panitia yang ada di backstage memberi isyarat untuk segera mengakhiri tarian. Tapi emang dasar kita nari berduabelas, pesan itu sulit menyebar dan membuat keraguan untuk berhenti. Nyali arek suroboyo kita akhirnya keluar juga, dengan nekat kita beranikan diri untuk lanjut tapi dengan tidak totalitas. Begitu turun dari panggung...... HAHA alhamdulillah lega sekali ya bu'. 

Beberpa panitia datang dan minta maaf soal kejadian tersebut, hehe sebenernya bukan penuh salah mereka. Kita kurang konfirmasi soal gerakannya, selama ini kita cuma mastikan panjang, lebar panggung, dan kesediaan mic. Bener deh katanya Nisa, saman Queen butuh manager! haha, but overall it was a memorable moment <3

Sebenernya waktu itu ini badan udah berasa ngawang, tapi senyum ceria penonton bikin aku gas pol rem blong. Besoknya saman Queen diundang lagi ke Bedah Kampus UI untuk hiburan pembuka, lumayan bisa masuk dan keliling gratis ;) that day was a normal day, before I met my bestfriend on my junior high school. She was birthday and I gave her a cake tart, a gift, and best wishes of course. Just a simple thing, tapi semoga itu bisa bikin dia tau kalo aku masih ingat dan respect meski kita udah beda sekolah dan jarang ketemu :)


Friendship isn't about whom you've known the longest. 
It's about who came, and never left your side.
-unknown-





Can I call you 'day'? | Hari? | No. Dea Ayuni, I mean. | ......

Rabu, 08 Februari 2012

Early February

Dear my first post on february.

Sudah empat hari ini aku lemas diserang bakteri salmonella thyposa, dan aku dibuat sangat bosan olehnya. Ini hari ketiga dimana aku bolos sekolah, tidak bertemu teman-teman dan segala aktifitas normalku. Padahal sebentar lagi OSIS dan SEA Community akan bekerja sama untuk menyelenggarakan Youth Enterpreneurship, SKI akan memperinganti Maulid Nabi, dan saman Queen akan mengisi pembukaan kedua acara itu. Aku cuma bisa mendoakan acaranya lancar dan sukses. Semoga.

Oke, tidak betah berlama-lama dengan bad news. Karena dunia ini seimbang, ada beberapa berita baik seiring kacaunya jadwalku. Beberapa hari lalu, tepatnya sehari dan di hari aku jatuh sakit, saman Queen dapet job lumayan :))

Tanggal 4 Februari kemaren, kita diundang di acara Global Village yang diadakan oleh AIESEC di Tunjungan Plaza 2 Surabaya. Aku nggak tau harus bilang ini hal yang menyenangkan atau bukan, tapi yang jelas ini sangat berkesan, especially me. Kalian pernah lihat tari saman? Tau bagaimana saja gerakannya? Buat yang udah pernah tau pasti udah ngga asing lagi dengan gerakannya yang powerful. Saat di acara tersebut, ketika saman lagi perform tiba-tiba aja ada bunyi barang retak dan sangat disadari oleh anak saman  dan penonton kalo panggung tempat kita nari patah akan ambruk. Bisa aku rasakan kalau bidang datar yang berada di bawahku sudah tidak lagi 180 ºC. Oke God, please jangan ada final destination di sini. Menyiapkan mental seandainya panggung ini ambruk, but I just keep smile, calm, and carry on. Panitia yang ada di backstage memberi isyarat untuk segera mengakhiri tarian. Tapi emang dasar kita nari berduabelas, pesan itu sulit menyebar dan membuat keraguan untuk berhenti. Nyali arek suroboyo kita akhirnya keluar juga, dengan nekat kita beranikan diri untuk lanjut tapi dengan tidak totalitas. Begitu turun dari panggung...... HAHA alhamdulillah lega sekali ya bu'. 

Beberpa panitia datang dan minta maaf soal kejadian tersebut, hehe sebenernya bukan penuh salah mereka. Kita kurang konfirmasi soal gerakannya, selama ini kita cuma mastikan panjang, lebar panggung, dan kesediaan mic. Bener deh katanya Nisa, saman Queen butuh manager! haha, but overall it was a memorable moment <3

Sebenernya waktu itu ini badan udah berasa ngawang, tapi senyum ceria penonton bikin aku gas pol rem blong. Besoknya saman Queen diundang lagi ke Bedah Kampus UI untuk hiburan pembuka, lumayan bisa masuk dan keliling gratis ;) that day was a normal day, before I met my bestfriend on my junior high school. She was birthday and I gave her a cake tart, a gift, and best wishes of course. Just a simple thing, tapi semoga itu bisa bikin dia tau kalo aku masih ingat dan respect meski kita udah beda sekolah dan jarang ketemu :)


Friendship isn't about whom you've known the longest. 
It's about who came, and never left your side.
-unknown-





Followers

About Me

adsense link 728px X 15px

Search This Blog